TARAKAN, okenews.net – Pedagang sayur, ikan, dan kebutuhan
dapur lainnya, yang selama ini berdagang di Jalan Slamet Riady (Kampung Bugis),
keluruhan Karang anyar, Kecamatan Tarakan Timur, mengeluhkan pasca di relokasi
ke pasar tenguyun (Boom Panjang), Kelurahan Gunung Lingkas, Kecamatan Tarakan
Timur, pendapatan mereka turun drastis.
Ibu Martina pedagang ubi, kepada okenews.net menuturkan,
dari jam 3 subuh dirinya dan sesama rekan pendagang lainnya sudah mulai
menyiapkan jualan di pasar tenguyun, namun hingga pukul 10.00 Wita, dirinya
hanya mampu mendapatkan rejeki Rp. 50 ribu.
“Sedih kami saat harus meninggalkan kampung bugis, dan disruh
pindah ke pasar tenguyun, saat berjualan di kampung bugis, saya mampu
mengumpulkan uang hingga Rp. 150 ribu, sementara saat di pasar tenguyun, hanya
mampu mendapatkan Rp.50 ribu,” ujarnya dengan nada sedih, Minggu (6/03/2016).
Selain Martina, Ibu Marta pedagang sayur mengeluhkan hal
serupa, pendapatan yang turun drastis dan kehilangan banyak pelanggan.
”Kehilangan banyak pelanggan mas, karena jarak rumah antara pasar dan tempat
berjauhan, pelanggan saya banyak dari kampung bugis, pasir putih, karang anyar
dan karang balik, mmungkin mereka malas kepasar tenguyun karena jauh jaraknya,”
kata Marta. (ndi/nor)
Tidak ada komentar: