TARAKAN, okenews.net – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
Tirta Alam kota Tarakan memenuhi janjinya untuk melakukan razia kembali, guna menindak
lanjuti kerugian kehilangan air yang dialami PDAM selama ini. Dalam razia kali
ini, dibagi 4 tim yang terdiri atas Tentara NasionaI (TNI) AD, AL, AU, Polisi,
serta Satpol PP. Dalam satu tim terdapat 15 orang yang bergerak menyusuri
sepanjang jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Gunung Lingkas, Kecamatan Tarakan
Timur. Saat tim melakukan penelusurusan, ditemukan 10 rumah yang memiliki
meteran air rusak serta terimbun tanah.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM kota Tarakan Usman
Assegaf mengungkapkan, razia kali ini tidak menemukan pencurian air yang
dilakukan oleh pelanggan,”Alhamdulillah tidak ada pencurian air, kami cuman
menemukan 10 meteran yang rusak, dan sudah kami tangani. bisa dianggap
masyarakat taat dan tertib aturan,” tutur Usman, disela razia kepada
okenews.net, Sabtu (12/03/2016).
Selain mengecek meteran serta mencari konsumen nakal, pihak
PDAM juga memperbaiki kebocoran jaringan pipa. Selain itu, dari penyusuran yang
dilakukan pihaknya banyak menemukan status rumah telah berganti.
“Banyak awalnya rumah kayu, saat ini menjadi semi permanen bahkan
ada yang sudah beton (permanen,red), ada juga rumah menjadi ruko serta menjadi
kantor. Tentunya hal tersebut akan
menambah catatan kecurangan oknum yang tidak melaporkan kondisi terbaru tempat
tinggalnya,” tegasnya. (ndi/nor)
Tidak ada komentar: