ads

Headline

Nasional

Kaltara

Hukum

Ekonomi

Politik

Teknologi

Gaya Hidup

TARAKAN, okenews – Peredaran Sabu-sabu di Tarakan tidak bisa dipandang sebelah mata, apa lagi peredaran tersebut berasal dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan, dan ini dibuktikan dengan 2 kali pengungkapan.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Tarakan, Agus Surya Dewi mengatakan, disinyalir sabu yang yang beredar di Tarakan dari Negara Serumpun Malaysia, dan salah satu pengepulnya ada di dalam Lapas. Dewi membeberkan, pertama pengungkapan pengiriman sabu ke Balipapan yang digagalkan di Bandara Juwata Tarakan sebanyak 1,6 kilo, kemudian diakui tersangkanya, Obet didapatkan dari dalam Lapas. Kemudian, 1,5 kilo sabu yang dikemas dalam bungkus yang sama dengan modus kemasan teh herbal dari Malaysia ditangkap saat hendak dibawa keluar Lapas.

“Masuk ke Tarakan serta masuk kedalam Lapas, lalu dibawa keluar untuk dijual di Tarakan maupun keluar Tarakan. Dan ini sudah 2 kali sabu ditemukan keluar dari lapas,” ucap Dewi, Rabu (2/03/2016).

Untuk mempersempit ruang gerak peredaran Narkoba, dalam waktu dekat akan dibentuk Satuan Tugas (Satgas) pemberantasan Narkoba, yang nantinya bisa bekerja dengan maksimal untuk menggaruk pengedar atau Bandar Narkoba di Tarakan.

“Pembentukan satgas segera dilakukan,” bebernya.


Ada pun daerah yang paling rawan peredaran narkoba di Kota Tarakan ada di Kelurahan Selumit Pantai, Kelurahan Kampung Satu Skip kemudian Kelurahan Juata Laut,”“Daerah tersebut menjadi salah satu langkah kita untuk pemberantasan narkoba bersama-sama,” kata Dewi. (nor)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top