TARAKAN, okenews.net - Kedatangan Presiden RI Joko Widodo selain meresmikan Bandara Internasional Juwata Tarakan,juga menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan disabilitas, bantuan Lanjut Usia dan Beras Sejahtera (Rastra), Kartu Indonesia Sehat (KIS), serta Kartu Indonesia Pintar (KIP). Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan dihalaman masjid Nur Iman RT.32 kel. Karang Anyar Pantai kec. Tarakan Barat, Rabu (23/03/2016).
Ratusan peserta penerima Program bantuan tersebut, sudah mulai terlihat menyemut sejak pukul 10.00 Wita, Kepada okenews.net Ketua Tim satgas Pengamanan masjid Nur Iman Kolonel D.Lopes mengatakan, sebanyak 303 peserta penerima program bantuan dari Pemerintah Imdonesia, diperiksa saat masuk, hal tersebut guna menghindari warga yang membawa senjata tajam atau alat berbahaya lainnya.
"Peserta penerima bantuan tetap diperiksa, ini untuk keamanan," ucap D.Lopes.
Daniel menambahkan, warga yang menerima bantuan saat masuk keareal masjid wajib melewati pintu scan untuk mendeteksi bahan berbahaya,"Siledoor namanya, fungsinya sama dengan pintu scan yang ada di bandara, untuk mendeteksi sajam dan benda berbahaya", jelasnya.
Dari pantauan okenews.net sebanyak 303 peserta sudah memasuki area acara, tetapi hingga pukul 15.00 Wita, Presiden Jokowi belum juga tiba. Warga yang menerima bantuan walaupun terlihat lelah menunggu, tapi tidak menyurutkan niatan warga untuk bertatap muka dengan orang nomor satu di Pemerintahan Republik Indonesia. Pesawat Kepresidenan yang membawa Presiden Jokowi baru tiba di Tarakan pukul 15.40 Wita.(ndi/nor)
Tidak ada komentar: