ads

Headline

Nasional

Kaltara

Hukum

Ekonomi

Politik

Teknologi

Gaya Hidup

TARAKAN, okenews.net - Pasca diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (23/03/2016), Bandar Udara (Bandara) Internasional Juwata Tarakan kedepannya masuk proyeksi Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ignasius Jonan sebagai Bandara transit Internasional yang ada di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia di Wilayah Kalimantan Utara.

Ignasius mengatakan, dimasa depan dirinya berharap Bandara Juwata menjadi bandara transit Internasional pertama yang ada di Indonesia. Lanjutnya, sejak 20 tahun silam keberadaan bandara transit Internasional di Indonesia sudah tidak ada.

"Kita sudah lama tidak memiliki bandara transit Internasional setelah perkembangan teknologi pesawat jet, akhir tahun 80 an tidak ada pesawat jet yang mampu terbang 13 jam keatas, sehingga kalau transit ke daerah Pasifik transit Internasional dilakukan di Bandara Internasional biak," kata Ignasius.

Saat Bandara Juwata menjadi Bandara transit Internasional, Ignasius memastikan landasan pacu akan diperpanjang, sehingga pesawat berbadan besar dari Malaysia, Filipina, Bandar Sri Begawan, hingga Hongkong mampu mendarat dengan sempurna.

"Ada permintaan dari maskapai lokal maupun Internasional, terbang dari Jakarta - Tarakan - Hongkong, dan Negara lainnya, kita akan usahakan Badara Juwata menjadi Bandara transit Internasional," bebernya.

Jika melihat gedung terminal, Bandara Juwata layak menjadi Bandara transit Internasional, sebab memiliki luasan 12.440, dengan kapasitas maksimum 3 juta penumpang dalam setahun," Dengan jam operasi pukul 06.00 Wita hingga 20.00 wita, maka saat menjadi Bandara transit Internasional, tentunnya operasional menjadi 24 jam," jelas Ignasius.

Namun  operasional 24 jam belum bisa dilakukan secara totalitas, jika moratorium penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) belum dicabut oleh Presiden Joko Widodo.

"Kita berharap Bapak Jokowi bisa memberikan kebijakan terkait moratorium pegawai, sebab untuk menjadikan operasional Bandara Juwata 24 jam butuh penambahan pegawai," tutupnya. (nor)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top