MALINAU,
okenews.net – Keterbatasan fasilitas yang dimiliki Perpustakaan Daerah
(Perpusda) Kabupaten Malinau membuat koleksi-koleksi buku yang dimiliki tak
dapat terpajang sepenuhnya. Salah satu cara untuk mensiasatinya dengan
meningkatkan pelayanan penggunaan sistem database.
Akan
tetapi pelayanan menggunakan sistem database elektronik ini pun tak dapat
berjalan maksimal. Pasalnya, perangkat elektronik yang dimiliki Perpusda
Malinau kini harus menjalani perawatan dan tak dapat dipergunakan. Salah satu
diantaranya adalah perangkat data koleksi buku yang berguna untuk menampilkan
ketersediaan buku. Perangkat bantuan dari Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur
(saat itu) kini tak lagi dapat membantu para pengunjung Perpusda untuk
mempermudah mereka melakukan pencarian buku.
Martinus,
Kepala Kantor Perpusda dan Aset Daerah Kabupaten Malinau mengatakan, kerusakan
perangkat yang saat ini menjadi aset Perpusda Malinau, lantaran keterbatasan
kemampuan alat.
"Perawatan
yang minim juga mempengaruhi. Apalagi, berbicara perawatan itu selalu berkaitan
dengan ketersediaan anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan
perawatan," katanya, Senin (22/02/2016).
Tak
hanya itu saja, selain perangkat pencarian koleksi buku, perangkat pembuat
Kartu Tanda Anggota (KTA) Perpusda Malinau juga tak dapat dioperasikan.
"Yang bermasalah adalah mesin laminating nya. jadi kalau cetak KTA, untuk
saat ini belum bisa. kalau ada yang memaksa bisa saja dicetakkan, tetapi
kualitasnya berbeda dengan KTA lain, dan hanya dicetak dengan kertas
biasa," tambah Martinus.
Menurutnya,
perkembangan teknologi tak dapat dipisahkan dengan kualitas pelayanan
perpustakaan. Sebab, Perkembangan teknologi yang dipergunakan untuk memberikan
pelayanan dapat mempermudah para pembaca mencari referensi dan mempermudah
melakukan pendataan. "Ya itu adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan.
Namun, kami tetap berupaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat
pembaca di Kabupaten Malinau, dengan segala keterbatasan yang kami
miliki," tukas Martinus (nov/nor)

Tidak ada komentar: