ads

Headline

Nasional

Kaltara

Hukum

Ekonomi

Politik

Teknologi

Gaya Hidup

TARAKAN, okenews.net - Entah karena mimpi yang tak kesampaian untuk menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI), seorang pria dengan berseragam lengkap layaknya aparat TNI mendatangi Sekretariat DPRD Tarakan, Kamis (24/03/2016), sekitar jam 12.30 siang.

Dengan baju sedikit terbuka dibagian dada dan memperlihatkan tato, mencoba menyambangi anggota dewan yang sedang berada di ruang makan, usai  menggelar rapat paripurna penyampaian usulan 6 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan penandatanganan nota kesepakatan Raperda Bangunan dan Gedung dengan Pemerintah Kota Tarakan.

Pria berseragam TNI, dengan mulut beraroma minuman keras, tidak dapat masuk kedalam gedung wakil rakayat karena tidak diizinkan oleh security. Alhasil TNI gadungan ini hanyamondar-mandir di parkiran dan meminta uang kepada PNS yang ia temui. Berkat kegigihannya, seorang PNS memberikan  uang Rp 50 ribu, yang akan digunakan untuk membayar angkutan kota yang ditumpanginya menuju kantor DPRD Tarakan.

Kepada okenews.net Salah satu security mengatakan awalnya pria ini memaksa masuk untuk bertemu anggota dewan dan mengaku merupakan anggota TNI. “Pria berseragam TNI meminta masuk ke dalam gedung dewan, untuk minta uang bayar angkot, karena kita tau bukan anggota TNI tentunya dilarang masuk, setelah dapat uang langsung disuruh pergi," ucap salah seorang security yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0907 Tarakan Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto melalui Pass Intel Iptu Ibrahim Bahar mengaku sudah menerima laporan adanya TNI gadungan di wilayah Kodim Tarakan. “Kami sedang lakukan pencarian dengan Subdenpom dan kita duga TNI gadungan tersebut” katanya. (**/nor).

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top