ads

Headline

Nasional

Kaltara

Hukum

Ekonomi

Politik

Teknologi

Gaya Hidup

TARAKAN, okenews.net – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe B Tarakan, memastikan berbagai modus sudah dilakukan para pengedar Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif Lainnya (Narkoba), agar barang haram tersebut masuk ke Tarakan. Salah satu modus terbaru masuknya Narkoba ke Tarakan yakni melalui Pertambakan.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan KPPBC Tipe B Tarakan, Duto P mengatakan, Narkoba jenis sabu yang berasal dari Negara serumpun Malaysia, saat masuk kewilayah perairan Indonesia di Kalimantan Utara (Kaltara), tidak langsung menuju Tarakan, namun terlebih dahulu singgah di pulau-pulau kecil termasuk bunyu. Setelah itu para sindikat ini memencar dengan menggunakan ketinting (kapal kecil), loang boat, speed kecil menuju pertambakan yang ada di sekitar Tarakan.

“Menurut Informan, Tambak disekitar Tarakan menjadi tempat transit narkoba, Narkoba jenis Sabu dari Tawau Malaysia masuk kewilayah Kaltara mereka tidak langsung ke Tarakan karena tahu banyak petugas, jadi mereka transit di bunyu. setelah itu dipecah menggunakan kapal kecill menuju tambak bandeng, udang, intinya tambak mas,” ujar Duto, Senin (7/03/2016).


Setelah barang haram tersebut masuk di tambak, selanjutnya sindikat narkoba melihat situasi keadaan, jika dirasa aman barulah sabu-sabu dikeluarkan untuk dijual kepada pengguna,”Sambil melihat situasi, jika aman baru dikeluarkan, Bea cukai tidak memiliki kewenangan memeriksa tambak, atau pelabuhan kecil,” jelasnya. (nor)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top