ads

Headline

Nasional

Kaltara

Hukum

Ekonomi

Politik

Teknologi

Gaya Hidup

TARAKAN, okenews.net - Seorang pencari batu nyaris bernasib malang, lantaran cangkul yang biasa digunakannya untuk mencari nafkah di kebun miliknya, mengenai badan mortir, yang diduga sisa dari peninggalan dunia ke dua, di Jalan Matahari, Kelurahan Kampung 1 Skip, Tarakan Tengah. Panik, ia pun langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolres Tarakan, Rabu (30/03/2016) pukul 17.00 Wita sore.

"Awalnya saya tidak tau kalau itu mortir, sempat saya pindahkan pakai tangan," jelas Sulaiman.

Mengantisipasi hal yang tak diinginkan, Polres berkoordinasi dengan Tim Gegana Detasemen C Pelopor Brimob Polda Kaltim. Dan tim gegana pun langsung mengamankan lokasi penemuan mortir tersebut. Setelah menyiapkan perlengkapan, personil Gegana langsung mengamankan mortir untuk dibawa ke Mako Brimob, guna identifikasi lebih lanjut. 

Setelah di identifikasi, Mortir temuan Sulaiman tersebut memiliki daya ledak hingga radius 500 meter. Mortir tersebut memiliki diameter 25 cm, dengan panjang 30 cm, dan biasa digunakan sebagai amunisi dari senjata bazoka tempur. 

Panit 2 Subden 4 Gegana Detasemen C Pelopor Brimob Polda Kaltim, BRIPKA Safri mengimbau, jika masyarakat menemukan benda yang diduga mortir atau bom, segera melapor kepada pihak berwajib.

"Tarakan saksi bisu perang dunia kedua, tentu banyak peninggalan sejarah termasuk amunisi dan bom," pungkasnya. (ndi/arm/nor)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top