ads

Headline

Nasional

Kaltara

Hukum

Ekonomi

Politik

Teknologi

Gaya Hidup

TARAKAN, okenews.net – Pasca tes urine yang dilakukan Polres Tarakan terhadap personilnya, Senin (21/3/2016), dari 100 urine yang diambil secara acak, 2 orang aparat kepolisian positif menggunakan sabu, hal itu ditegaskan Kapolres Tarakan AKBP Dani Hamdani, disela memantau kesiapan pengamanan jelang kedarangan Presiden Joko Widodo ke Tarakan, Selasa (22/03/2016).

Dani mengatakan, tes urine yang dilakukan Korp Bayangkara ini, bekerja sama dengan RSUD Tarakan. Sehingga dari setiap sample urine anggota Polres Tarakan langsung diuji pihak rumah sakit,” Sanksinya akan diproses,tentunya  ada sidang disiplin atau sidang pemecatan jika terbukti unsur pidananya,” jelas Dani, kepada okenews.net.

Dengan ditemukannya anggota Polres Tarakan yang menggunakan Sabu, membuat orang nomor satu di Jajaran Polres Tarakan ini geram. Pasalnya selaku aparat penegak hukum, Polres mempunyai andil yang cukup besar untuk memberangus peredaran Narkoba di Tarakan.

“Jika mau dipecat banyak yang kena pecat, tapi itu bukan tujuannya, jika bisa dilakukan rahabilitasi maka akan diutamakan rehabilitasi dulu,“ jelasnya.

Dani menegaskan,,  ada 2 orang anggotanya yang belum dipecat karena terlibat dalam peredaran sabu dan melakukan pidana umum,”Saat ini keduanya sedang menjalankan hukuman pidana,” beber Dani.


Dipastikan pihak Polres Tarakan masih akan dilakukan tes urine kembali secara bertahap, dengan tes urine yang dilakukan oleh Insitusi Kepolisan, Dani optimis kedepannya tidak ada lagi anggota kepolisian yang terlibat dalam peredaraan narkoba. (**/nor)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top