TARAKAN, kabaroke.net – Masih hangatnya
kabar Manusia di makan buaya, kali ini Kelurahan selumit pantai RT. 20,
kembali di gemparkan oleh kasus seorang pria yang nekat bunuh diri,
dengan menegak racun ikan.
Jabar (31), yang mengakhiri hidup, pada
kamis malam (3/2/2016), baru diketahui oleh Takbir tetangga korban,
saat melintas di rumah kost milik pacarnya.”kejadian tersebut terjadi
kemarin malam, dan baru meningg pagi tadi setelah keluarnya busa dari
mulut,” ungkap Takbir.
Sebelum meninggal, Takbir sempat
menolong almarhum Jabar dengan meminumkan susu beruang serta air kelapa,
“saya melihat dia (korban) sudah kejang-kejang dan muntah, Kemudian
dikasih air kelapa dan susu beruang. Sekitar pukul 23:00 Wita korban
dibawa ke Puskesmas Sebengkok,” bebernya.
Sementara itu Burhan keluarga korban
menjelaskan, saat sampai di Puskesmas Sebengkok korban diberikan bantuan
oksigen lantaran dokternya tidak ada. Kemudian dirujuk ke RSUD Kota
Tarakan. “Di rumah sakit Jabar dibantu dengan alat pernapasan
menggunakan selang yang dimasukan ke mulutnya, lalu disuntik tapi
nyawanya tidak bisa tertolong lagi,” ungkap Burhan.
Menurut informasi, sebelum bunuh diri,
korban tidak memberikan gelagat mencurigakan. Bahkan, keluarga pun
mengaku tak terjadi persoalan apapun baik di lingkungan internal maupun
bersama pacarnya, dan sampai berita ini diturankan polres Tarakan masih
menyelidiki motif bunuh diri pria yang berprofesi kesehariannya sebagai
nelayan. (ndi/noe)

Tidak ada komentar: