ads

Headline

Nasional

Kaltara

Hukum

Ekonomi

Politik

Teknologi

Gaya Hidup

TARAKAN, okenews.net – Puluhan pemuda yang hendak melakukan aksi Balapan Liar (Bali) di Komplek Perumahan (Perum) Korpri Juata Permai, Kecamatan Tarakan Timur, harus kocar kacir akibat razia mendadak yang dilakukan Satuan Lalulintas (satlantas) dibantu Personil Sabhara Polres Tarakan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Minggu sore (21/02/2016). Alhasi, 41 kendaraan roda dua diamankan dan langsung dikenakan tilang oleh Satlantas Polres Tarakan.

Kapolres Tarakan AKBP Dhani Hamdani, melalui Kasat Lantas Polres Tarakan AKP Cindy Heliyadi mengungkapkan, 41 kendaraan roda dua yang digunakan untuk Bali, mayoritas dikenadarai oleh anak dibawah umur.

“Pengendara ini rata-rata didominasi oleh anak dibawah umur, dan untuk barang bukti yang diamankan adalah kendaraan yang terlibat Bali,” Kata Cindi

Untuk meminimalisir aksi Bali yang kerap dilakukan anak dibawah umur, pihak satlantas sudah berkali-kali melakukan sosialisasi tertib berlalulintas di wilayah Juata. Namun dengan sosialisasi dianggap tidak cukup, sehingga pihak Satlantas melakukan penindakan terhadap Bali.

“Sosialisasi dan penindakan telah kami lakukan, untuk selanjutnya kami akan berkordinasi dengan pihak pengadilan agar bisa memberikan denda maksimal terhadap 41 kendaraan roda 2 balapan liar, kalau bisa denda kurungan tidak masalah,” Tegasnya.

Aksi pembubaran Bali yang dilakukan oleh Satlantas, Sabhara dan Satpol PP nyaris bocor, hal itu diketahui dari Informan yang melaporkan ada beberapa rombongan pengendara yang bergegas meninggalkan arena Bali di Komplek Perum Kopri, sebelum razia dilaksanakan.


“Rencana membubarkan Bali ini hampir saja bocor, karena 6 Informan yang kami tempatkan di arena Bali, mengatakan ada beberapa rombongan pengendara Bali bergegas meninggalkan arena, untungnya tim segera turunn kelapangan,” pungkas Cindy. (rto/nor)  

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top