ads

Headline

Nasional

Kaltara

Hukum

Ekonomi

Politik

Teknologi

Gaya Hidup

TARAKAN, okenews.net – Dari pelaksanaan tes urine yang dilaksanakan Polres Tarakan terhadap personil kepolisian, Senin (21/3/2016), diduga ada beberapa personil aparat penegak hukum ini terindikasi sebagai pengguna Narkoba jenis Sabu-sabu.

Wakalpolres Tarakan, Kompol Hendri KD Sidabutar mengungkapkan, tercatat ada 400 lebih personil kepolisian melakukan tes urine, ada 100 orang yang dipilih secara acak terindikasi pengguna Sabu.

”Sudah tampak dari sebelum dilakukannya tes urine sehingga pihaknya melakukan pemetaan siapa saja yang diduga merupakan pemakai sabu atau ekstasi, kita tunggu surat resmi dari RSUD Tarakan karena kita bekerja sama dengan RSUD,” ucapnya.

Ada pun untuk personil seragam coklat yang terindikasi pengguna Narkoba akan diberikan sanksi sesuai dengan arahan dan intruksi Kapolres,”Tindakan disiplin sampai pada sanksi terberat, seperti pemeberhentian tidak hormat bisa diberikan,” tegas Hendri.

Hendri mengakui, dengan dilakukan pembersihan di internal Polri ini dalam rangka memerangi peredaran narkoba dan pengedar secara pasif, hal ini menunjukan institusi kepolisian  fair tidak hanya mengejar pelaku dari masyarakat, namun anggota sendiri juga tak luput dari pemeriksaan.


“Ada anggota sendiri terindikasi kita lakukan tindakan, sesuai  PP No. 14 tahun 2003. Polsek atau opsnal termasuk perwira ikutkan tes urin jumlahnya ada 17 orang,” tutup Hendri. (**/nor)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top