TARAKAN, okenews.net – Potensi lahan tidur yang dimiliki
Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, sampai saat ini belum tergarap secara
maksimal. Padahal jika lahan tidur milik pemkot tersebut dikelola dengan baik,
mampu mendongkrat Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset
(DP2KA) Tarakan, Arbain membeberkan, jumlah lahan tidur yang dimiliki Pemkot
mencapai ratusan hektare, begitu juga dengan luasannya. Dan untuk memaksimalkan
pengelolaan lahan tidur yang minim tergarap, Wali Kota Tarakan Sopian Raga,
setiap minggunya menyempatkan diri melihat asset lahan tidur yang belum
dikelola.
“Pemkot Tarakan memiliki ratusan lahan yang sampai saat ini
belum difungsikan, Kalau dihitung mencapai ratusan hektare, contoh lahan tidur
milik pemkot yang ada di daerah kelurahan juata laut dan mamburungan, luasnya
mencapai 48 hektare, bahkan Wali Kota saban minggu menyempatkan diri untuk
mengecek lahan tidur yang belum difungsikan,” kata Arbain, Kamis (25/02/2016).
Dicontohan Arbain, untuk lahan tidur yang ada dibelakang
islamic center Kampung 6, Kecamatan Tarakan Timur, rencananya mau dibangun
kolam pemancingan,” kita mau bangun kolam pemancingan, Dinas Kelautan dan
Perikanan bersama Wali Kota sudah meninjau lokasi, untuk ikannya nanti disiapkan
DKP,” ucapnya.
Dengan menjadikan lahan tidur milik pemkot sebagai sarana
rekreasi atau lainnya, Arbain optimis pemasukan PAD, yang dalam beberapa tahun
mengalami penurunan, dapat stabil kembali nantinya. (nor)

Tidak ada komentar: