TARAKAN, okenews.net – Komandan Korem (Danrem) 091/ASN, Brigjen TNI Teguh Arief Indratmoko mengungkapkan, jalur perbatasan antara Indonesia dan Malaysia rawan dijadikan sebagai jalur penyelundupan narkoba.
“Banyak sekali penyelundupan, khususnya adalah narkoba yang kita perangi sama-samyea, 350 personil Satgas Pamtas sudah disiagakan di perbatasan, yang terbagi dalam 34 pos,” ujarnya kepada okenews.net, Minggu (17/04/2016).
Jenderal bintang satu ini juga sempat mengingatkan kepada anak buahnya, untuk tidak terlibat dalam pusaran kelam narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar.
“Kalau ada personil TNI yang terlibat narkoba, langsung kita pecat. Tentu dengan tidak hormat,” lanjut Danrem 091/ASN.
Ia juga menerangkan, Korem 091/ASN sudah melakukan upaya untuk mempersempit ruang gerak narkotika di perbatasan, dengan mencanangkan desa-desa bebas narkoba.
“Kalau untuk jalan darat bisa diantisipasi, yang sulit karena banyak pintu, salah satunya laut, pantainya banyak banget,” tutup Brigjen Teguh. (rusman/nur)
Headline
Nasional
Kaltara
Hukum
Ekonomi
Politik
Teknologi
Gaya Hidup
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
- Top News
Top News
-
TARAKAN, okenews.net – Operasi Patuh 2016 resmi digelar oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan, mulai tanggal 16 hingga 2...
-
TARAKAN, okenews.net – Menanggapi munculnya ‘gerakan kiri’ atau paham komunisme di Kalimantan Utara (Kaltara), membuat Majelis Ulama ...
-
MALINAU, okenews.net - Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial memberikan bantuan berupa program Kelompok Usaha Bersama (KUBE), denga...
-
TARAKAN, okenews.net – Kebijakan Wali Kota Tarakan Sopian Raga mengambil keputusan untuk merelokasi pedagang dadakan (kaki lima) yang ber...
-
TARAKAN, okenews.net - Dalam kegiatan penenggelaman dua kapal ilegal fishing asal Malaysia, Selasa (05/04/2016), di Mako Satlan II Subdit ...
-
TARAKAN, okenews.net – Si jago merah kembali membara di Kota Tarakan, Kamis dini hari (18/02/2016). Kali ini 5 rumah di Jalan sudirm...

Tidak ada komentar: