ads

Headline

Nasional

Kaltara

Hukum

Ekonomi

Politik

Teknologi

Gaya Hidup

TARAKAN, okenews.net  - Surat edaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tentang pelarangan kegiatan ekspor batu bara ke Filipna, menurut Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe Madya Pabean B Tarakan, tak berpengaruh terhadap pendapatan cukai Negara.

Humas KPPBC Tipe Madya Pabean B Tarakan, Agus Setya mengatakan, secara resmi bea dan cukai belum menerima secara resmi surat edaran dari Kementrian ESDM, bahkan terkait hal tersebut Bea dan Cukai belum mengeluarkan kebijakan khusus.

"Sampai saat ini belum menerima laporan resmi, jadi kami belum mengeluarkan kebijakan khusus pada Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)," ujarnya kepada okenews.net, Jumat (29/04/2016).

Menurut data lalu lintas ekspor milik KPPBC, pengiriman batu bara dari Tarakan yang melalui perairan Filipina dalam satu bulannya hanya terdapat satu kapal yang melakukannya,"Selama peristiwa di perairan Filipina, PEB tujuan Filipina memang jarang. Karena, ekspor di wilayah Bea Cukai Tarakan umumnya ke Eropa dan Asia apalagi tujuan batu bara juga bukan Filipina tapi kalau melewati arah Filipina," bebernya.

Agus menambahkan, pelarangan ekspor batu bara ke Filipina, adalah soal keamanan berlayar ke daerah yang rawan dilalui oleh perompak.

"Jadi, selama ini kebijakan hanya persoalan keamanan lautnya jadi kami serahkan ke penegak hukum. Kalau ekspornya  selama perusahaan siap mengekspor batu bara kemanapun juga PEB akan kami terbitkan," bebernya.

Dijelaskan Agus, Cukai adalah pungutan yang ditetapkan terhadap barang tertentu yang peredarannya bisa mengganggu kerusakan dan membahayakan masyarakat, sehingga perlu diawasi dan perdagangannya perlu diatur regulasinya, sedangkan untuk ekspor batu baru tidak berpengaruh bagi penerimaan Negara.

"Untuk ekspor tidak ada penerimaan negara dari sisi cukainya, jadi penerimaan negara kalau ekspor dari bea keluar atau bea yang dipungut dari komoditas tertentu yang ditetapkan pemerintah seperti misalnya biji CPO, plywood sementara batu bara saat ini harga dibawah pasar," tutupnya. (**/rusman/nur)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top