TARAKAN, okenews.net - Jelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tanggal 9 Mei mendatang, Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan bakal berkoordinasi dengan PT PLN dan PT Telkom, guna menjamin ketersediaan listrik dan jaringan internet, untuk pelaksanaan UN dengan sistem Computer Based test (CBT).
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Tarakan, Thajudin Noor mengatakan, sebanyak 7 SMP bakal menggunakan UN dengan CBT, dengan terlebih dulu melakukan simulasi untuk melihat kesiapannya.
“Dari Simulasi yang dilakukan terlihat jaringan internet beberapa terakhir ini kurang baik, sehingga berdampak sulitnya Siswa mengambil token,” ujarnya, kepada okenews.net, Jumat (29/04/2016).
Disdik Tarakan bakal menggelar rapat terkait permasalahan listrik dan jaringan internet, untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi pada saat hari pelaksanaan UN di Tarakan.
“Di tahun ini Siswa tingkat SMP yang mengikuti UN sebanyak 3388 Siswa, yang 52 persenya menerapkan CBT, sedangkan untuk mekanisme CBT tersebut sama dengan mekanisme CBT di SMA sebelumnya,” tandas Thajudin. (hia/rusman)
Headline
Nasional
Kaltara
Hukum
Ekonomi
Politik
Teknologi
Gaya Hidup
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar: