TARAKAN, okenews.net – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, dalam waktu dekat akan melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) jumlah penduduk di Tarakan.
Dilakukannya coklit erat kaitannya dengan ditemukannya kasus ketidak samaan data jumlah penduduk antara Disdukcapil dan Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementrian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri).
Seketaris Disdukcapil Tarakan, Hamsyah kepada okenews.net mengatakan, berdasarkan data dari Ditjen Dukcapil Kemendagri jumlah penduduk Tarakan sebanyak 201.735 jiwa, sedangkan data Sistem Informasi Administasi Kependudukan (SIAK) Disdukcapil Tarakan jumlah penduduk 239.880 jiwa.
“Kita sudah paparkan dengan Pemerintah kota, terkait adanya perbedaan data kependudukan, dan terlihat perbedaan yang cukup jauh. Tapi perlu diketahui, untuk data Ditjen Dukcapil Kemendagri merupakan hasil dari semester pertama di bulan Mei tahun 2015, sedangkan data dari Disdukcapil merupakan data terbaru di bulan febuari 2016,” ucap Hamsyah, Senin (25/04/2016)
Untuk memastikan keakuratan data tersebut, pihak Disdukcapil juga sudah berkoordinasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri, dan solusinya adalah melakukan Coklit atau pemutakhiran data kependudukan terbaru, dan tentunya hal ini dimulai dari tingkat kelurahan.
“Waktu pelaksanaan coklit belum bisa dipastikan, yang jelas dalam waktu dekat, tentunya dengan coklit ini kita (Disdukcapil,red) mendapatkan keakuratan data jumlah penduduk,” ujarnya.
Saat ditanya, jika dalam coklit ini ternyata jumlah penduduk Tarakan tidak sesuai dengan data Disdukcapil, apa yang akan dilakukan Disdukcapil, Hamsyah degan lugas menjawab, apa pun hasil coklit itu yang ditetapkan nantinya,” Bisa jadi jumlah penduduk Tarakan berkurang, bisa juga bertambah, kita lihat nanti hasil coklit,” pungkas Hamasyah. (nur)
Headline
Nasional
Kaltara
Hukum
Ekonomi
Politik
Teknologi
Gaya Hidup
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
- Top News
Top News
-
TARAKAN, okenews.net – Operasi Patuh 2016 resmi digelar oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan, mulai tanggal 16 hingga 2...
-
TARAKAN, okenews.net – Menanggapi munculnya ‘gerakan kiri’ atau paham komunisme di Kalimantan Utara (Kaltara), membuat Majelis Ulama ...
-
MALINAU, okenews.net - Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial memberikan bantuan berupa program Kelompok Usaha Bersama (KUBE), denga...
-
TARAKAN, okenews.net – Kebijakan Wali Kota Tarakan Sopian Raga mengambil keputusan untuk merelokasi pedagang dadakan (kaki lima) yang ber...
-
TARAKAN, okenews.net - Dalam kegiatan penenggelaman dua kapal ilegal fishing asal Malaysia, Selasa (05/04/2016), di Mako Satlan II Subdit ...
-
TARAKAN, okenews.net – Si jago merah kembali membara di Kota Tarakan, Kamis dini hari (18/02/2016). Kali ini 5 rumah di Jalan sudirm...

Tidak ada komentar: