ads

Headline

Nasional

Kaltara

Hukum

Ekonomi

Politik

Teknologi

Gaya Hidup

TARAKAN, okenews.net – Tingginya angka penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Tarakan hingga mencapai 60 persen, membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan harus mengambil tindakan cepat. Dijelaskan oleh Kepala Dinkes Tarakan, Subono Samsudi, pihaknya sudah menggandeng mahasiswa untuk menjadi tenaga sukarelawan untuk gerakan pencegahan penyakit DBD.

“Kami sudah mengkader mahasiswa-mahasiswa Akademi Perawat (Akper) Kaltara dan Fakultas Kesehatan Universitas Borneo Tarakan untuk menjadi tenaga-tenaga sukarelawan anti DBD, dalam rangka gema (Gerakan Masyarakat Anti) DBD,” ucapnya kepada okenews.net, Sabtu (30/04/2016).

Selain membuat gerakan masyarakat anti DBD, Dinkes juga membagikan Abate, untuk penampungan air masyarakat, yang totalnya mencapai 1,6 ton.

“Artinya, kalau kita tidak melakukan apa-apa itu dari kajian yang kita lakukan dipastikan akan naik makanya perlu ada upaya berasama untuk menekan jumlah pasien,”

Selain itu, Dinkes juga menggandeng pihak lain seperti Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS), dan PT Medco E&P untuk memberikan bantuan berupa topi anti nyamuk dan tanaman anti nyamuk.

“Kalau ikan cupang, sumbernya itu susah dicari. Karena, kalau sampai ribuan kan susah juga dicari dan harus disupply dari Jawa,” tandasnya. (**/rusman)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top